Workbench Ansys Tutorial

Workbench Ansys Tutorial

4 min read Jun 18, 2024
Workbench Ansys Tutorial

Tutorial Dasar ANSYS Workbench

ANSYS Workbench merupakan platform simulasi rekayasa yang komprehensif dan user-friendly yang memungkinkan pengguna untuk melakukan berbagai analisis, seperti analisis struktur, thermal, aliran fluida, dan elektromagnetik. Tutorial ini akan memandu Anda melalui langkah-langkah dasar penggunaan ANSYS Workbench untuk melakukan analisis struktur sederhana.

1. Memulai ANSYS Workbench

  • Mulai ANSYS Workbench: Buka program ANSYS Workbench. Anda akan disambut oleh antarmuka utama yang menampilkan berbagai pilihan analisis.
  • Memilih Analisis Struktur: Untuk analisis struktur, pilih Static Structural dari menu "Analysis Systems".

2. Membuat Model Geometri

  • Membuat Model: Gunakan alat pemodelan di Workbench untuk membuat model struktur Anda.
  • Contoh: Untuk tutorial ini, kita akan membuat sebuah balok sederhana dengan dimensi 10x5x2 cm.
  • Import Model: Anda juga dapat mengimpor model geometri dari perangkat lunak CAD lainnya seperti Solidworks atau Inventor.

3. Menerapkan Beban dan Batasan

  • Kondisi Batas: Tentukan kondisi batas pada model Anda. Ini bisa berupa penyangga (fixed support), beban terdistribusi, beban terpusat, dan lainnya.
  • Contoh: Pada balok contoh, tetapkan salah satu ujungnya sebagai penyangga (fixed support) dan terapkan beban terpusat di ujung lainnya.

4. Menentukan Bahan dan Sifat Material

  • Bahan: Pilih bahan yang sesuai untuk model Anda. ANSYS menyediakan pustaka bahan yang luas.
  • Sifat Material: Tentukan sifat material seperti modulus Young, rasio Poisson, dan kekuatan luluh.

5. Menjalankan Analisis

  • Meshing: Bagi model geometri Anda menjadi elemen-elemen kecil yang disebut "mesh" untuk analisis numerik.
  • Menjalankan Analisis: Klik tombol "Solve" untuk menjalankan analisis struktur. ANSYS akan menghitung tegangan, regangan, dan deformasi pada model.

6. Menampilkan Hasil

  • Hasil: Setelah analisis selesai, Anda dapat melihat hasil dalam berbagai bentuk, seperti:
    • Plot Kontur: Menampilkan distribusi tegangan dan regangan pada model.
    • Deformasi: Menampilkan deformasi model akibat beban yang diterapkan.
    • Diagram: Menampilkan data numerik seperti gaya, momen, dan perpindahan.

7. Interpretasi dan Analisis

  • Interpretasi: Analisis hasil untuk memastikan desain Anda memenuhi persyaratan kekuatan dan ketahanan.
  • Iterasi: Jika perlu, ubah desain atau kondisi batas Anda dan jalankan analisis lagi untuk mencapai hasil yang optimal.

Kesimpulan

Tutorial ini memberikan pengantar dasar untuk menggunakan ANSYS Workbench untuk analisis struktur. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang berbagai fitur dan kemampuan ANSYS Workbench melalui dokumentasi resmi, tutorial online, dan kursus pelatihan. Dengan memanfaatkan potensi ANSYS Workbench, Anda dapat meningkatkan proses desain dan analisis Anda dengan meningkatkan akurasi, efisiensi, dan inovasi.