Var Let Const Javascript Adalah

Var Let Const Javascript Adalah

4 min read Jun 18, 2024
Var Let Const Javascript Adalah

Var, Let, dan Const di JavaScript

Dalam JavaScript, kita memiliki tiga kata kunci untuk mendeklarasikan variabel: var, let, dan const. Ketiganya digunakan untuk menyimpan nilai dalam memori, namun terdapat perbedaan penting dalam cara mereka bekerja.

Var

var adalah kata kunci tertua untuk mendeklarasikan variabel di JavaScript. Namun, dalam praktik modern, penggunaan var cenderung dihindari karena beberapa kelemahannya. Berikut adalah ciri-ciri utama var:

  • Scope Fungsional: Variabel yang dideklarasikan dengan var memiliki scope fungsional. Artinya, variabel tersebut dapat diakses di seluruh fungsi tempat mereka dideklarasikan, bahkan jika dideklarasikan di dalam blok kode seperti if atau for.
  • Hoisting: Variabel var di-hoisting, yang berarti deklarasinya "diangkat" ke bagian atas scope-nya. Meskipun deklarasinya diangkat, inisialisasinya tidak. Ini dapat menyebabkan masalah jika variabel digunakan sebelum diinisialisasi, karena akan memiliki nilai undefined.
  • Redeklarasi: Variabel var dapat dideklarasikan ulang di dalam scope yang sama.

Let

let diperkenalkan di ECMAScript 6 (ES6) sebagai alternatif yang lebih baik daripada var. Berikut adalah beberapa keunggulan let:

  • Scope Blok: Variabel let memiliki scope blok. Artinya, variabel tersebut hanya dapat diakses dalam blok kode tempat mereka dideklarasikan, seperti dalam if, for, atau fungsi.
  • Tidak di-Hoisting: let tidak di-hoisting. Ini berarti bahwa variabel let tidak dapat diakses sebelum dideklarasikan.
  • Tidak Dapat dideklarasikan Ulang: let tidak dapat dideklarasikan ulang di dalam scope yang sama.

Const

const juga diperkenalkan di ES6. const digunakan untuk mendeklarasikan variabel dengan nilai yang konstan dan tidak dapat diubah setelah diinisialisasi.

  • Scope Blok: const memiliki scope blok, seperti let.
  • Tidak di-Hoisting: const tidak di-hoisting.
  • Tidak Dapat diubah: Variabel const tidak dapat diubah nilainya setelah diinisialisasi.

Kapan Menggunakan Var, Let, dan Const

  • Hindari menggunakan var: Dalam praktik modern, var jarang digunakan karena kelemahannya.
  • Gunakan let untuk variabel yang nilainya mungkin berubah: Gunakan let untuk variabel yang nilainya mungkin berubah selama eksekusi program.
  • Gunakan const untuk variabel yang nilainya tetap: Gunakan const untuk variabel yang nilainya tidak akan pernah berubah setelah diinisialisasi.

Contoh Penggunaan

// Menggunakan var
var name = "John"; // Deklarasi variabel
name = "Jane"; // Mengubah nilai variabel

// Menggunakan let
let age = 25; // Deklarasi variabel
age = 30; // Mengubah nilai variabel

// Menggunakan const
const PI = 3.14159; // Deklarasi konstanta
// PI = 3.14; // Error: Cannot assign to a constant variable.

Kesimpulan

let dan const menawarkan kontrol yang lebih baik atas scope dan kekekalan variabel, membuatnya menjadi pilihan yang lebih baik daripada var dalam kebanyakan kasus. Gunakan let untuk variabel yang nilainya mungkin berubah, dan const untuk variabel yang nilainya tetap.